: WIB    —   
indikator  I  

Jangan pernah lupa asal usul

Oleh Halim Rusli
Jangan pernah lupa asal usul

Integra Indocabinet, awalnya adalah usaha coba-coba, pasca saya ikut usaha Paman di bisnis plastic house ware.

Saya memilih fokus di house ware berbahan kayu saja. Pertimbangannya: negeri kita banyak kayu, keunggulan yang tak banyak dimiliki oleh negara lain.

Cikal bakal PT Integra Indocabinet Tbk bermula dari ketertarikan saya dengan bisnis CD kabinet. Di tahun 1989, bisnis ini booming di pasar Amerika Serikat (AS). Belajar dari tetangga yang juga membuat CD kabinet, saya pun menjajal bisnis ini.

Awalnya tak mudah. Saya datang ke AS, masuk keluar toko. Tak ada yang mau jual produk saya. Tapi saya diminta untuk menghubungi pemasok produk-produk sejenis.

Kesempatan ekspor dari pemasok house ware yang biasanya jualan di toko-toko ritel di AS di 1992. Mereka order CD kabinet dari saya. Syaratnya: bahan baku harus beli di pabrik tertentu di China.

Syarat ini saya penuhi agar bisa ekspor dengan pengiriman dua kontainer. Dari sinilah, produk saya bisa mejeng di gerai-gerai di AS. Konsistensi dan reputasi membuka kesempatan lebih luas dengan pesanan IKEA.

Perusahaan yang berbasis di Swedia ini minta membuat produk lain, selain CD kabinet. Yakni furnitur yang simple dengan volume banyak. Waktu itu, kita merupakan pemasok terbesar IKEA lo.

Dari situlah Integra terus bertumbuh. Kami belajar membuat furnitur. Banyak sekali yang saya pelajari dari IKEA karena 90% kapasitas Integra saat itu untuk IKEA.

Namun tahun 1996, semua berubah, sejak kehadiran pemasok barang serupa dari China dengan harga yang murah. Kami tak bisa bisa bersaing. Kebetulan, kita juga ada buyer lain.


Close [X]