: WIB    —   
indikator  I  

Kami bertempur di 26 front

Oleh Greg McStravick
Kami bertempur di 26 front

Banyak peluang muncul dari tren transformasi digital, salah satunya komputasi awan. SAP, jawara sistem otomasi perusahaan, pun mengincar potensi dari bisnis cloud ini.

Greg McStravick, President Database dan Data Management SAP, menuturkan strateginya kepada jurnalis Tabloid KONTAN Agung Jatmiko.

SAP atau Systems, Applications, & Products in Data Processing merupakan perusahaan pengembang software atau perangkat lunak dengan spesialisasi pengembangan sistem automasi perusahaan.

Sistem automasi suatu perusahaan merupakan keahlian utama kami dan sudah kami jalankan selama 44 tahun.

Perusahaan ini didirikan oleh empat orang eks-IBM dan berkantor pusat di Waldorf, Jerman. Kini, SAP tak hanya berkutat di proses automasi, melainkan juga sistem back office perusahaan.

Kami memiliki banyak alat analisis yang berada di puncak sistem dan banyak aset yang menjadi pondasi suatu sistem. Kami tak hanya memberikan software atau hanya bergerak di perangkat keras untuk menjalankan software, kami terintegrasi.

Secara global kami masuk di 26 sektor industri, jadi bisa dibayangkan betapa besar cakupan SAP. Sebab, software yang digunakan untuk sektor pertanian, misalnya, jauh berbeda dibandingkan software untuk sektor perbankan. Tapi, kami memiliki software yang digunakan mengelola tiap-tiap sektor dengan karakteristiknya.

Sektor utama yang menjadi tulang punggung SAP boleh dikata tidak ada. Sektor yang menjadi fokus tentu bergantung pada region atau wilayah operasi SAP, sebab kami beroperasi di banyak wilayah dan banyak industri.

Jadi, orientasi industri atau sektor pasti mengikuti wilayah. Ambil contoh di wilayah dengan corak industri sudah sangat dewasa seperti Amerika Serikat (AS) , sektor retail dan keuangan menjadi fokus.


Close [X]