Kontan Online
  : WIB    --   
indikator  I  

Lewat akuisisi aset, laba bisa naik 50%

Oleh Markus D. Pranoto
Lewat akuisisi aset, laba bisa naik 50%

Di tengah kelesuan bisnis pembiayaan, PT Batavia Prosperindo Finance justru berani mengakuisisi perusahaan lain. Kepada jurnalis KONTAN Agung Jatmiko, Direktur Utama Batavia Prosperindo Finance Markus Dinarto Pranoto optimistis menjelaskan, langkah ini akan mendorong kinerja perusahaannya ke depan.

Bicara karier, saya sejak lulus kuliah tahun 1975 sudah berada di dunia pembiayaan. Saya baru menduduki posisi direksi pada 1994, berturut-turut mulai dari Bira Multi Finance dan ANJ Finance hingga akhirnya berlabuh di Batavia Prosperindo Finance sejak 2004 sampai sekarang.

Awal bergabung dengan tim manajemen Batavia Prosperindo Finance, saya menjabat sebagai direktur keuangan dan baru diangkat menjadi direktur utama pada 2011 silam.

Tak mudah memang memimpin sebuah perusahaan. Namun, sejak 2011, saya dengan sekuat tenaga dan dedikasi memimpin Batavia Prosperindo Finance.

Menatap 2017, segenap jajaran manajemen Batavia Prosperindo Finance optimistis bisnis mampu bertumbuh. Namun, kami tetap harus berhati-hati, sebab kemungkinan besar kondisi sektor pembiayaan tak jauh berbeda ketimbang tahun 2016 lalu, flat.

Maksudnya begini, kita semua tahu, kan, kalau tahun lalu itu tahun yang berat. Perlambatan ekonomi yang mengikuti sejak 2015 terus menjadi momok perekonomian dan tentunya berpengaruh pula pada perusahaan pembiayaan.

Banyak perusahaan pembiayaan yang akhirnya kesusahan karena beberapa sektor menunjukkan penurunan. Dari sisi konsumsi juga berat, karena perlambatan ekonomi, orang jadi berpikir dua kali kalau hendak mengajukan pembiayaan.

Di tengah situasi yang cukup berat tersebut, kami terus berusaha membangun pondasi yang kokoh untuk melangkah di 2017. Kondisi yang sedemikian berat memang harus disikapi dengan bijaksana dan tak panik. Salah-salah, kalau panik, bisa tidak karuan kinerjanya.