: WIB    —   
indikator  I  

Mengelola dua sisi

Oleh Alphonsus Widjaja
Mengelola dua sisi

Saya menjadi CEO Retail and Hospitality Sinar Mas Land sejak lima tahun lalu. Bagi saya, pemimpin itu harus bisa mengelola dua sisi. Bukan hanya mengelola kelebihan, melainkan juga kekurangannya.

Kekurangan dan kelebihan menurut saya harus bisa dikelola dengan baik. Sebab, manusia, pekerjaan, bisnis maupun perusahaan juga pasti punya kelemahan dan kelebihan. Bagi saya, kelemahan tidak bisa dibiarkan begitu saja.

Sebagai contoh, masing-masing individu pada prinsipnya memiliki kelebihan dan kelemahan. Namun, jika hanya mampu mengelola kelebihan atau kekuatannya, suatu saat ia akan frustasi.

Dalam memimpin bisnis juga demikian. Bagaimana seorang pemimpin bisnis bisa mengelola kekurangan dan kelebihan perusahaan. Tujuannya agar laju bisnis bisa berkelanjutan (sustain).

Saya memang harus memiliki target membuat proyek-proyek yang menguntungkan secara bisnis bagi Sinar Mas Land.

Akan tetapi yang terpenting adalah bagaimana perusahaan Sinar Mas Land terus berlangsung. Jadi, bukan sekadar untung dan sukses, melainkan juga sustain atau berkelanjutan.

Mengelola perusahaan agar sustain ini tidak mudah. Sudah banyak cerita perusahaan yang awalnya sukses tapi kemudian rugi, bangkrut dan tidak terdengar lagi namanya.

Hal ini dapat terjadi karena di zaman sekarang perusahaan tidak bisa merespon perubahan.

Jadi kalau saya rangkum, perusahaan harus bisa sukses sekaligus sustain, dalam arti mampu merespon perubahan dari dalam diri maupun dalam perusahaan.

Apalagi di bisnis retail and hospitality ini prinsipnya sangat terkait erat dengan gaya hidup atau lifestyle. Sedangkan lifestyle selalu berubah setiap saat.


Close [X]