Kontan Online
  : WIB    --   
indikator  I  

Super team lebih hebat dari super man

Oleh Margono Tanuwijaya
Super team lebih hebat dari super man

Pada usia ke-28 tahun, PT Federal International Finance (FIF) menjelma sebagai salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di tanah air. Sejak April 2017, FIF Group memiliki nakhoda baru. Kepada Jurnalis KONTAN Hendrika Yunapritta, Dikky Setiawan, dan Marantina Napitu, Margono menjelaskan strategi bisnisnya.

 

Saya ditunjuk sebagai pemegang saham PT Federal International Finance (FIF) Group menjelang perusahaan ini merayakan ulang tahunnya yang ke-28 pada 1 Mei 2017.

Ketika saya ditunjuk sebagai Presiden Direktur yang baru di FIF Group, tentu saya tertantang untuk melakukan hal yang lebih baik dari pendahulu saya.

Bagi saya, tiap posisi atau jabatan baru dalam perusahaan merupakan tantangan untuk memberi lebih baik. Apalagi, saya bukan orang baru di dunia industri pembiayaan.

Saya masuk ke Astra Group tahun 1991. Dari 1991 sampai 2006, saya pernah menduduki beberapa posisi penting di PT Astra Sedaya Finance.

Saya juga pernah menjabat Direktur Pemasaran di FIF pada tahun 2008-2010. Jadi, saya enggak terlalu kaget saat dapat amanah sebagai pucuk pimpinan FIF Group.

Baru pada 2012 saya masuk ke industri otomotif dengan sebagai Direktur Marketing PT Astra Honda Motor (AHM) hingga 2017.

Memang, kinerja yang dicapai Pak Suhartono sebagai CEO FIF Group sebelumnya, menjadi salah satu beban saya untuk lebih memajukan perusahaan ini.

Karena itu, saya akan bekerja dan berpikir keras agar kehadiran saya selalu membawa perbaikan bagi perusahaan. Kami akan mencari peluang-peluang baru untuk mengoptimalkan kinerja perusahaan.

Saat ini, FIF Group sudah menginjak usia ke-28 tahun di industri pembiayaan. Awalnya FIF didirikan untuk mendukung penjualan sepeda motor Honda.

Dengan berjalannya waktu, FIF tumbuh, sehingga produk pembiayaan kami bukan untuk sepeda motor Honda saja. Kini, selain sepeda motor, kami juga menyediakan pembiayaan jenis multiguna maupun syariah.

Untuk memajukan FIF Group, saya juga akan melakukan berbagai inovasi di berbagai sisi, seperti pemasaran dan layanan. Kami menyadari, kebutuhan masyarakat terhadap pembiayaan sangat besar.

Karyawan, pedagang, atau petani butuh kendaraan. Tidak semua dari mereka mampu membeli kendaraan secara tunai. Di sini, kami hadir untuk masyarakat.

Tapi, yang perlu diingat, bicara pembiayaan bukan sekadar kendaraan bermotor. Banyak kebutuhan lain di masyarakat yang perlu ditopang oleh pembiayaan.

Misalnya, pergi haji dan umroh atau kebutuhan produk rumahtangga. Jadi, kami akan terus berupaya cari peluang untuk memperbesar pasar.

Saya memiliki visi dan misi agar FIF jadi perusahaan yang dikagumi dan terkemuka di Indonesia. Untuk itu, kami harus bisa berkontribusi bagi banyak aspek kebutuhan masyarakat.

Tentunya, FIF harus menjadi perusahaan yang mendapatkan kepercayaan pemegang saham, customer, dan karyawan.