Kontan Online
  : WIB    --   
indikator  I  

Teguh memegang warisan budaya

Oleh Handianto Tjokrosaputro
Teguh memegang warisan budaya

Usia Batik Keris sudah lebih dari 100 tahun. Usia yang sangat tua sebagai perusahaan. Maka, budaya yang kami kembangkan terbentuk dari generasi ke generasi.

Nilai budaya Batik Keris terus kami pegang dan pertahankan. Yakni bekerja dengan hati, memiliki itikad yang baik, jujur, disiplin, dan kerja keras.

Sikap ini selalu saya tularkan ke semua karyawan Batik Keris. Nilai-nilai itu pula yang membuat Batik Keris bisa eksis hingga sekarang.

Bagi saya, nilai-nilai turun temurun tersebut membuat kami mampu bergotong royong, sesuai porsinya mengembangkan Batik Keris. Tentu saja, banyak orang pandai di perusahaan, namun tetap harus menjunjung nilai-nilai budaya turun temurun.

Kesempatan terbuka di Batik Keris. Karyawan yang pandai tentu berkesempatan meniti karir sesuai dengan keahlian dan porsinya. Kesempatan terbuka lebar bagi karyawan di Batik Keris.

Bekerja di Bati Keris barangkali berbeda dengan perusahaan lain. Orang yang masuk ke Batik Keris umumnya memiliki passion atas budaya Indonesia. Mengingat, kami berbisnis di batik, yang merupakan warisan handicraft yang merupakan ciri khas negara Indonesia.

Batik Keris memiliki produk, pabrik garmen, serta toko. Ketiganya harus dikelola dengan lebih efisien. Ketiganya juga harus terus menerus kami teliti karena teknologi dari masa ke masa terus berkembang. Selera masyarakat dan budaya kita juga terus berkembang, mengikuti perkembangan zaman.