Kontan Online
  : WIB    --   
indikator  I  

Timing menjadi kuncinya

Oleh Budi Hermawan
Timing menjadi kuncinya

Menghadapi kondisi pasar korporasi yang memburuk, PT Asuransi Purna Artanugraha (ASPAN) terpaksa mengubah fokusnya ke segmen ritel. Tentu, ini bukan perkara mudah.

Namun, Budi Hermawan berhasil memimpin perubahan ini. Kepada jurnalis KONTAN Agung Jatmiko, Budi membeberkan jurusnya.

Saya masuk dalam jajaran dewan direksi PT Asuransi Purna Artanugraha atau Asuransi ASPAN, 2015 dan baru menjadi pimpinan, 2016 lalu. Tahun 2015 boleh dikata merupakan salah satu periode terberat. Bukan cuma kondisi ekonomi yang sedikit lesu sehingga ikut berimbas pada bisnis, tetapi juga karena pada waktu itu perusahaan tengah mengalami permasalahan sebagai imbas kesalahan sebelumnya.

Saya tidak mau mengungkit kesalahan seperti apa yang terjadi dahulu, cuma memang cukup membuat kami pusing kala itu. Tahun 2016 memang berat, tapi tidak seberat 2015.

Tahun lalu, tantangan yang dihadapi murni datang dari bisnis yang lesu. Sektor korporasi memang mendapatkan hantaman yang paling terasa, tahun lalu. Apalagi lini bisnis utama kami, yakni asuransi kargo, benar-benar mengalami penurunan.

Bayangkan, lini bisnis yang tadinya merupakan akar ASPAN saat ini bahkan tak mampu menjadi salah satu penopang. Kontribusinya terhadap total pendapatan premi tergolong sangat kecil. Memang berat tahun lalu itu.

Syukurlah, di tengah situasi yang berat tersebut, saya bersama tim manajemen mengambil langkah yang tepat dan berhasil menjaga langkah ASPAN agar tak oleng. Bahkan, kami bisa tetap mencatatkan pertumbuhan tinggi di tengah situasi yang sedemikian sulit itu.