kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
EXECUTIVE / KOPI PAGI

Bekal banyak pengalaman

oleh Hafid Hadeli - Presiden Direktur PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk

Senin, 01 Oktober 2018 / 18:00 WIB

Bekal banyak pengalaman



Dalam pandangan saya, seorang pemimpin perusahaan bisa memiliki dua kriteria.

Pertama, pimpinan yang ahli atau spesialis dari satu bidang (ekspertis).

Kriteria kedua, pimpinan yang memiliki banyak pengalaman diberbagai sektor bisnis yang berbeda.

Di antara dua pilihan kriteria tersebut, saya lebih memilih kriteria kedua. Yakni, pemimpin harus mempunyai banyak pengalaman berbeda di beberapa sektor bisnis.

Menurut saya, menguasai ilmu lain dari yang kita pelajari dan kuasai selama ini menjadi sebuah tantangan dan motivasi tersendiri, termasuk bagi seorang pemimpin.

Salah satu cara agar menjadi orang yang mampu menguasai banyak ilmu adalah dengan belajar.

Hal ini yang saya pelajari ketika saya berkarier di sektor perbankan. Bagi saya, seorang bankir sejati yang dipercaya menjadi pimpinan perusahaan dapat dipastikan masuk dalam kriteria pimpinan yang kedua.

Seorang bankir memang dituntut harus mempelajari karakteristik semua jenis industri.

Sebab, industri perbankan melayani seluruh sektor bisnis sehingga mereka harus belajar tentang sektor yang dimaksud.

Karena tak ahli dalam satu bidang tertentu dan fokus pada pekerjaannya, mengenali karakteristik bisnis lain yang menjadi mitra bisnisnya membuat pemimpin ini lebih terbuka dan yang terpenting "tidak sok tahu".

Menjadi pemimpin yang punya banyak pengalaman berbeda juga mempunyai keunggulan lain.

Biasanya, pemimpin tersebut memandang sebuah tim lebih penting ketimbang seorang individu dalam bekerja.

Oleh karena itu, ketika saya jadi pemimpin perusahaan saya ingin tim yang saya bangun itu solid. Hal yang harus diperhatikan adalah melalui komunikasi.

Ketika dipercaya memimpin Adira Finance, saya mencoba membangun komunikasi kepada karyawan saya dengan pola dua tingkat.

Maksudnya, bila penugasan dikomunikasikan dari saya selaku Presiden Direktur, komunikasi ini bisa ditangkap oleh dua layer di bawah saya, yakni direktur dan general manager.

Pola ini diterapkan terus di bawah saya secara konsisten dan tidak putus. Dengan demikian, informasi yang disampaikan dari atas dapat dipahami hingga level bawah.

Selain itu, karena punya banyak pengalaman di berbagai sektor, pemimpin seperti ini dipastikan dapat memberikan contoh atau menjadi panutan bagi karyawan.

Saya selalu berusaha memberikan contoh kepada karyawan saya untuk terus mengasah diri dalam bekerja.

Prinsip mengasah diri ini dilakukan untuk menghindari pola kerja yang kadang dilakukan terlalu keras oleh seseorang sebagai pembuktian diri.

Bagi saya kerja keras adalah hal yang penting, tapi bekerja terlalu keras sampai mengorbankan waktu dan fisik juga tak baik.

Bahkan, hal ini seringkali mendegradasi ilmu yang sebenarnya sudah dikuasai sebelumnya.

Dalam kacamata saya, mengasah diri bagi seorang pekerja bisa diawali dengan membaca buku. Mengambil intisari dari buku tersebut untuk diterapkan dalam pekerjaannya.

Saya menghargai keinginan pribadi yang ingin fokus pada satu titik atau satu bidang.

Namun, saya juga kerap meminta karyawan yang seperti ini untuk terus mengasah diri, setidaknya mempelajari teori dari ilmu lain yang kini dikuasai.

Saya berpemahaman bahwa setajam-tajamnya otak dan keterampilan seseorang bila tak diasah bisa tumpul juga.

Reporter: Hafid Hadeli
Editor: mesti.sinaga

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0129 || diagnostic_api_kanan = 0.3017 || diagnostic_web = 2.7540

×