kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.578
  • SUN95,67 0,00%
  • EMAS656.000 -0,46%
EXECUTIVE / CEO's TALK

Karier agen asuransi kurang kenarik

oleh Geger M. Maulana - Plt Direktur Utama PT BNI Life Insurance

Senin, 26 Februari 2018 / 13:39 WIB

Karier agen asuransi kurang kenarik

Berangkat dari peringkat 17, kini PT BNI Life Insurance berada di peringkat 7 asuransi Indonesia dengan pertumbuhan premi yang mengesankan.

Kepada jurnalis KONTAN, Agung Jatmiko, Plt. Direktur Utama BNI Life, Geger Maulana berbagi kisah keberhasilan BNI Life serta rencana bisnis dan target tahun 2018.

Dunia asuransi merupakan hal baru bagi saya, yang sebelumnya lebih banyak berkecimpung di dunia keuangan, akuntansi lebih tepatnya.

Saya baru berkecimpung di dunia asuransi ini pada tahun 2011. Namun, saya belajar banyak selama ditempatkan di BNI Life sebagai Wakil Direktur Utama.

Saya kemudian belajar mengombinasikan antara ilmu yang saya dapatkan, dengan pengetahuan baru di dunia asuransi dengan tujuan untuk mengembangkan BNI Life.

Jika melihat industri asuransi, tentu Anda paham bahwa pandangan masyarakat terhadap produk asuransi itu cenderung skeptis.

Terbukti dari penetrasi asuransi Indonesia yang masih rendah, masih di bawah 3%. Tapi, menurut saya, hal ini justru harus dipandang positif. Sebab, pangsa pasar yang belum disentuh oleh asuransi berarti besar sekali.

Lihat saja, perusahaan asal Jepang banyak yang masuk ke Indonesia, seperti Nippon Life, Meiji Life, Panin Dai-Ichi, dan tentu saja Sumitomo Life yang masuk lewat BNI Life ini lewat private placement.

Di negara sendiri, pangsa pasar mereka sudah sempit. Makanya mereka ke Indonesia yang memiliki bonus demografi melimpah.

Bayangkan, investasi Jepang di industri asuransi jiwa Indonesia sampai saat ini hampir mencapai Rp 60 triliun. Ini belum ditambah perusahaan asuransi asing dari Amerika Serikat (AS) serta China yang akan masuk nanti dengan China Life.

Potensi lainnya, kelas menengah Indonesia masih akan berkembang terus. Boston Consulting Group pernah memperkirakan jumlah kelas menengah Indonesia tahun 2020 bisa mencapai 140 juta jiwa.

Oleh karena itu, saya bisa berpendapat bahwa bisnis asuransi adalah bisnis yang masih akan terus bertahan. Sebab, kebutuhan akan kesehatan dan proteksi akan terus ada.


TERBARU
Seleksi CPNS 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0084 || diagnostic_api_kanan = 0.0521 || diagnostic_web = 0.3926

Close [X]
×