kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.145
  • EMAS682.000 0,44%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%
EXECUTIVE / KOPI PAGI

Mengejar prestasi, bukan mengejar jabatan

oleh Arwin Rasyid - CEO PT CIMB Niaga Tbk

Rabu, 16 Februari 2011 / 14:51 WIB

Mengejar prestasi, bukan mengejar jabatan

Perjalanan karier seseorang memang tak pernah selalu mulus. Melalui kesempatan ini, saya hendak sharing beberapa pengalaman saya dalam mengarungi gelombang 31 tahun berkarier yang sebagian besar sebagai bankir.

Pertama, memulai karier dari bawah. Saat pertama kali bekerja di Bank of America tahun 1980, saya memulai dari bawah sebagai peserta Program Pendidikan Eksekutif.

Kedua, saat bekerja di BoA, saya yang lulusan Studi Pembangunan UI merasa kalah ilmu dibandingkan dengan  rekan-rekan lulusan luar negeri yang umumnya MBA. Saya terpacu mengambil beasiswa di Amerika dan saya meraih dua gelar, MA dan MBA. Ini poin kedua, mengasah diri untuk mengatasi kekurangan kita.

Ketiga, sabar membangun fondasi dan menjadi teamplayer. Tahun 1988, keluar Paket Oktober yang membuat perbankan nasional melaju cepat. Saya pun melirik bank swasta nasional, salah satunya Bank Niaga yang waktu itu dipimpin Robby Djohan. Kebetulan sahabat saya, Glenn Yusuf, bekerja di sana dan mempertemukan saya dengan Pak Robby. Saya masuk ke Bank Niaga dengan posisi yang sama dengan di BoA.

Saat itu saya banyak mendapat tawaran jadi direksi di bank-bank kecil. Tapi saya tolak. Saya tak mau iming-iming jabatan, karena fondasi saya belum kuat. Saya juga melihat perusahaan ini mau dibawa ke mana oleh pimpinan tertingginya dan saya bisa bangga menjadi bagian perjalanan sejarahnya.

Dalam membangun fondasi  kita harus sabar dan menjadi team player. Kita harus mendukung pimpinan, bisa diandalkan serta mampu bekerja sama. Saya mengejar prestasi, bukan jabatan. Dengan mengejar prestasi, jabatan akan datang sendiri. Terbukti 1994, saya menjadi direksi Bank Niaga dan empat tahun kemudian menjadi wakil direktur utama.

Keempat, memilih environment yang tepat. Karena ada pergantian pemilik Bank Niaga, saya keluar dan kemudian bekerja di BPPN. Dari BPPN saya menjadi Direktur Utama Bank Danamon lalu Wakil Direktur Utama BNI.

Ketika saya di BNI, saya diminta fit and proper test untuk Dirut Garuda. Tapi, saya enggak kunjung diangkat. Begitu pula di Indosat. Lalu ada kabar saya akan ke PLN atau PGAS. Tapi, semua tak jelas. Saat saya umroh, tiba-tiba saya diminta pulang untuk fit and proper test Dirut Telkom. Selasa saya tiba di tanah air, Rabu fit and proper dan Jumat saya jadi Dirut Telkom. Ini surprise karena saya tak pernah terpikir apa lagi melobi untuk masuk ke Telkom.
 
Tapi, penempatan saya di Telkom tak optimal karena saya tak mendapat tim yang fit. Banyak warna-warna kepentingan yang bermain. Maka, setelah dua tahun di Telkom, saya mengundurkan diri. Prinsip saya, seorang profesional harus memilih environment di mana dia bisa berhasil. Saya merasa tak bisa optimal di situ, jadi saya turun supaya dapat dipilih orang yang lebih cocok, dan saya sendiri pun bisa lebih maju dan tak buang waktu.

Saya punya keyakinan, selama berikhtiar, kita akan mendapat tempat yang layak. Saya bisa ngomong begini karena saya berkali-kali enggak  punya jabatan: antara Niaga ke BPPN, antara Danamon ke BNI, antara BNI ke Telkom, antara Telkom ke CIMB Niaga.

Kelima, make friends adalah prinsip saya. Kita harus menjalin pertemanan seluas-luasnya. Tapi, kita harus terima kalau ada yang enggak suka dengan kita. Jack Welch bilang, kalau kita punya kolega yang kompeten tapi visi dan values-nya tabrakan, kita enggak bisa kerja sama. Lebih baik kita cari orang lain.

Keenam, belajar dari kesalahan. Satu contoh, dulu  saya perfeksionis. Saya pikir semua orang harus kerja keras. Tapi, tak bisa seperti itu. Kita harus mencari the best in every person lalu put him in the right place. Sebab, pada akhir hari, tim yang bekerja bukan superman.


Reporter: Arwin Rasyid
Editor: tri

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0129 || diagnostic_api_kanan = 0.0513 || diagnostic_web = 0.4374

Close [X]
×