kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR15.181
  • EMAS627.194 0,65%
EXECUTIVE / CEO's TALK

Mobil listrik pasti akan populer di Indonesia

oleh Warih Andang Tjahjono - Presiden Direktur PT TMMIN

Senin, 25 Juni 2018 / 19:28 WIB

Mobil listrik pasti akan populer di Indonesia



 

Yang perlu diingat adalah, industri otomotif bukan industri yang instan. Butuh waktu jika ingin membangunnya.

Contoh, untuk mempersiapkan produk baru saja butuh waktu empat atau lima tahun. Begitu juga untuk mengubah pabrik, juga dibutuhkan waktu sampai tiga tahun.

Ekspor naik

Saat ini Indonesia memiliki kapasitas produksi mobil sekitar 2 juta unit per tahun. Namun pasarnya baru 1,2 juta unit.

Pemain baru masih datang. Ini menandakan signal bagus pasar mobil di Indonesia. Kami juga melihat peluang tersebut, sama halnya dengan yang dilihat investor yang baru masuk.

Para investor tersebut percaya, pasar mobil di Indonesia masih akan membesar. Karena semakin banyak, mereka bukanlah penghalang, melainkan kompetitor yang bersahabat.

Ibaratnya, kita hidup, harus ada yang dijadikan kompetitor agar bisa maju dan lebih baik.

Saya sejatinya bersyukur ada banyak pemain baru yang masuk ke Indonesia. Karena kehadiran mereka akan membuat kami lebih fleksibel menghadapi perubahan.

Kehadiran kompetitor juga membuat kami bisa memperkuat kualitas, termasuk dalam hal pengiriman dan meningkatkan produk yang kompetitif. Bahwa itu nanti sukses atau tidak, itulah tantangan yang akan kami hadapi.

Untuk itu, kami konsisten mempersiapkan model baru. Untuk program detailnya, tentu tak bisa kami sampaikan di sini.

Kami tentu ingin, utilisasi pabrik kami bisa naik sampai 100% dari saat rata-rata saat ini yang baru 70%. Masih ada ruang 30% lagi bagi kami untuk meningkatkan utilisasi pabrik.

Dalam perkiraan kami, pasar mobil berpenumpang akan naik tahun ini atau tahun depan. Indikasinya sudah terlihat dari hasil penjualan mobil komersial dua tahun belakangan.

Biasanya, jika penjualan mobil komersial naik, setelahnya disusul oleh kenaikan penjualan mobil berpenumpang.

Dari sisi investasi, tahun 2015 sampai 2019, Toyota Group menyiapkan investasi Rp 20 triliun di Indonesia yang dibelanjakan bertahap.

Investasi tersebut menjadikan Indonesia sebagai salah satu basis produksi dan ekspor bagi Toyota untuk kawasan Asia Pasifik.

Untuk ekspor mobil secara utuh atau completely built up (CBU) tahun 2017 lalu naik 18% menjadi 199.600 unit.

Sementara ekspor dalam bentuk completely knock down (CKD) naik 1,9% menjadi 47.600 unit di 2017. Untuk ekspor komponen juga naik dari 89 juta pieces tahun 2016 menjadi 101 juta pieces di tahun 2017.

Kenaikan ekspor juga tercatat untuk mesin TR dengan kenaikan 6,4% menjadi 105.300. Kenaikan tertinggi dicatat oleh ekspor mesin NR dengan kenaikan ekspor 25% menjadi 162.400 unit.

Dalam hal ekspor, kami seluruhnya melayani kebutuhan pabrik Toyota, karena kami bagian dari produksi Toyota global.


TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0088 || diagnostic_api_kanan = 0.0554 || diagnostic_web = 0.3743

×