kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.578
  • SUN95,67 0,00%
  • EMAS656.000 -0,46%
EXECUTIVE / KOPI PAGI

Sinergi bisnis

oleh Renny Soviahani - CEO Pesonna Indonesia Jaya

Senin, 30 Juli 2018 / 15:37 WIB

Sinergi bisnis

Ketika saya menduduki jabatan sebagai Direktur Utama PT Pesonna Indonesia Jaya, tidak lantas membuat diri saya besar kepala dan kemudian bersantai.

Justru saya terpacu dengan jabatan yang saya emban. Karena ada hal baru di anak usaha PT Pegadaian tersebut, yakni di bidang perhotelan yang jauh dari inti bisnis sang induk usaha.

Apalagi saat saya mendapat tugas tersebut, situasi bisnis perhotelan tengah kurang sehat. Ini terkait adanya larangan pertemuan di bisnis hotel kala itu. Namun karena saya mendapat tugas, maka saya laksanakan.

Jadi kalau dibilang apakah saya terbebani berat dengan tugas tersebut, itu sudah pasti. Tapi saya tidak mau kondisi tersebut menjadi langkah berat bagi saya. Tetap harus saya jalani.

Apalagi perusahaan ini sekitar 99% saham dimiliki oleh PT Pegadaian. Tentu saya ingin Pesonna Indonesia bisa berkembang.

Meski saya akui perkembangan bisnis perusahaan ini terkadang tidak sejalan dengan target-target yang dicanangkan pemilik. Tapi saya optimistis ke depannya bisnis hotel ini bisa berkembang lebih baik.

Sebab perkembangan industri pariwisata saat ini tengah naik daun dalam beberapa tahun belakangan ini. Ini masih ditambah dengan tren gaya hidup kekinian yang makin menjamur.

Inilah yang membuat kami berani mengelola usaha kedai kopi dengan label The Gade Coffee & Gold yang dipercayakan induk usaha kami. Saat ini sudah ada 15 outlet yang beroperasi.

Sebagai anak usaha Pegadaian, kami menyediakan priority lounge khusus untuk nasabah yang ingin tahu lebih lanjut soal produk Pegadaian.

Kami juga sediakan ruangan bagi generasi milenial yang cuma ingin minum kopi atau membahas usaha kecil-kecilan di kedai kopi kami.

Dengan cara ini, Pegadaian, tidak cuma sekadar untuk masyarakat bawah saja, tapi juga bisa untuk kelas menengah hingga atas dengan layanan tersebut.

Apalagi kedai kopi ini juga ada di hotel kelolaan kami. Dengan begitu, saya yakin mindset orang akan hotel BUMN yang terkesan tidak bagus atau tidak menarik berubah.

Saat ini saya bisa pastikan bahwa masyarakat bisa menganggap hotel milik BUMN berkualitas dan memiliki standar internasional.

Itu semua bisa terjadi karena saat menjalankan Hotel Pesonna Indonesia, saya punya benchmark adalah ke Hotel Mulia.

Pengelola Hotel Mulia berani membayar mahal pegawai yang berkualitas dan membuat standar hotel sekelas internasional.

Makanya saya pilih posisi general manager dari mantan jaringan hotel international, seperti dari Accor Group atau juga dari Hotel Borobudur dan lainnya.

Itulah mengapa hotel Pesonna Indonesia Jaya kini menerapkan standar internasional. Buktinya ada di hotel Pesonna yang berada di Yogyakarta.

Beberapa penilaian tamu di aplikasi Tripadvisor dan Traveloka menunjukkan hasil positif.

Saya juga tidak melupakan para karyawan. Saya ingin karyawan di hotel ini punya kemampuan dan kompetensi.

Bagi yang kompeten akan saya beri kepercayaan memegang bidang pekerjaan sambil dikontrol, bagi yang belum akan saya beri tugas untuk memacu bakatnya.

Meski begitu, saya tidak kaku terhadap karyawan. Justru saya ingin menciptakan rasa kekeluargaan di perusahaan ini.

Apalagi bisnis perusahaan ini di layanan jasa. Dan hasilnya memang sudah terlihat dari perkembangan bisnis dan tahun ini diharapkan tumbuh 20%.

 

Reporter: Renny Soviahani
Editor: mesti.sinaga

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0086 || diagnostic_api_kanan = 0.0741 || diagnostic_web = 0.4295

Close [X]
×