kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.595
  • SUN93,03 -0,06%
  • EMAS610.041 0,33%
EXECUTIVE / KOPI PAGI

Speed, inovation and Team Work

oleh Indra Yonathan - Co-Founder PT ShopBack Indonesia

Senin, 02 Juli 2018 / 15:47 WIB

Speed, inovation and Team Work



Tahun pertama di ShopBack, saya fokus pada strategi bisnis yakni membangun sekaligus mengembangkan kepemimpinan tim inti.

Saya menjadi garda depan. Adapun di tahun kedua, saya mulai mundur dengan lead from behind.

Saya mendorong (encourage) tim di Shopback untuk berani di depan. Saya ingin tim belajar dan berkembang di Shopback. Prinsib saya sebagai pemimpin adalah memberikan tim lebih banyak tanggungjawab.

Pada prinsibnya: ada tiga hal utama menjadi pegangan di ShopBack. Yakni speed, innovation and teamwork.

Kecepatan nomer satu dalam bisnis yang dinamis ini. Jika speed tak cepat ditinggalkan, konsumen beralih ke tempat lain.
Kedua, adalah inovasi. Saya sangat yakin creativity is overated, sangat dihargai dalam industri e-commerce. Pasalnya, rata-rata yang diperjualbelikan di e-commerce sama.

Yang harus ditonjolkan adalah bagaimana kami memberikan pengalaman belanja online yang berbeda ke konsumen. Ini membutuhkan creative thinking dengan menciptakan inovasi.

Apapun yang kami ciptakan bisa ditiru orang. Jadi siapa yang bisa mengekskusi ide itu paling cepat, efisien serta efektif lah akan jadi pemenang.

Oleh karena itu, saya lebih suka menjadikan Shopback seperti kampus. Semua orang bisa belajar. Ketika keluar, mereka punya banyak ilmu yang baik. Pasalnua, saat masih kampus, mereka punya banyak proyek.

Di Shopback, kami juga mengedepankan kerja kelompok. Ini memungkinkan kami bisa melakukan tukar pikiran.

Tapi, di last minutes, tetap harus ada konklusi dan solusi sehingga ada penugasan yang terdeliver.

Saya ingin tim di Shopback melakukan yang terbaik. Saya pun melakukannya. Adalah tanggung jawab saya untuk membuat semua orang di ShopBack menjadi orang yang lebih baik.

Tentunya jika dalam waktu dua tahun mereka tidak menjadi lebih baik, berarti saya gagal menjadi seorang pemimpin.

Agar ini visi ini merasuk di tim, komunikasi menjadi hal utama. Tak hanya komunikasi lancar di internal tapi juga di eksternal.

Ini artinya, tim saya harus selalu berusaha berkomunikasi satu dengan yang lain agar semua visi terdeliver.

Namun, harus ada komitmen untuk sama-sama bertumbuh di Shopback. Jika komitmen itu tak ada, mereka secara otomatis akan berakhir.

Dalam merekrut tim, saya juga tak pernah melihat sekolahnya. Saya lebih suka melihat apakah kandidat tim saya memiliki potensi dan punya niat serta hati yang baik.

Bagi saya, orang-orang seperti inilah yang dapat dibentuk menjadi orang yang lebih baik.

Sekolah dan nilai hanya indikasi, tapi jika kita bisa melihat potensi serta niat baik, saya jamin kita bisa bikin orang menjadi pemimpin yang baik di bidangnya.

Satu hal lagi yang selalu saya lakukan sebelum memutuskan merekrut adalah melihat sosial media-nya. Saya berusaha cari orang yang bisa menimbulkan drama-drama tak penting dalam dunia pekerjaan.

Tahun ini, saya berharap Shopback bisa tumbuh hingga 3 kali lipat dibandingkan tahun 2017. Dua tahun di Indonesia yakni sejak 2015, Shopback tumbuh 300%.

Kuncinya: lagi-lagi memberikan pengalaman yang menarik bagi konsumen. Salah satunya dengan memberikan cashback ke pelanggan. Selama dua tahun, kami sudah mengembalikan Rp 60 miliar ke pelanggan.

Reporter: Indra Yonathan
Editor: mesti.sinaga

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0107 || diagnostic_api_kanan = 0.0519 || diagnostic_web = 0.4046

Close [X]
×