kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Adrian Bramantyo Musyanif, CEO Marga Abhinaya: Kembangkan perusahaan di usia muda

oleh Adrian Bramantyo Musyanif - CEO PT Marga Abhinaya Abadi Tbk


Sabtu, 06 Oktober 2018 / 15:55 WIB
Adrian Bramantyo Musyanif, CEO Marga Abhinaya: Kembangkan perusahaan di usia muda

Reporter: Puspita Saraswati | Editor: Herlina Kartika

Setelah lulus SMA pada tahun 2005, Bram memilih masuk program studi marketing di Departemen Manajemen Universitas Indonesia (UI). Namun setelah menjalaninya selama beberapa semester, ia memutuskan untuk tidak melanjutkan pendidikannya di jurusan ini. Ia lebih tertarik  masuk program studi Sumber Daya Manusia di departemen yang sama.  

“Saya minta ke bapak saya untuk diizinkan agar lulus kuliah tidak tepat waktu. Karena awalnya,  konsentrasi saya di marketing. Tapi kemudian saya kurang merasa nyaman sehingga memutuskan beralih ke jurusan human resources,” ujarnya. 

Bram bilang, keputusannya berpindah jurusan bukan hanya masalah suka atau tidak dengan yang sebelumnya. Namun, ia berpikir untuk kebutuhan sepuluh tahun ke depan. Menurutnya, pemimpin perusahaan harusnya menguasai kemampuan sumber daya manusia, yang menjadi fondasi kemajuan sebuah perusahaan.

Sambil menjalani kuliah, Bram memperdalam pengetahuannya seputar sumber daya manusia dengan menduduki jabatan sebagai Human Resources Analyst Intern di PT  PP (Persero) Tbk, selama dua tahun yakni di tahun 2007–2008.  
 
Selama bekerja di PT PP, Bram kerap dilibatkan untuk memecahkan persoalan-persoalan yang dialami perusahaan. Dalam kondisi seperti itu, ia mulai mengenal perusahaan secara lebih dalam dan menuntutnya untuk memberikan masukan serta ide-ide untuk kemajuan perusahaan. Situasi ini sangat membantu mempersiapkan Bram menjadi pemimpin perusahaan.

Bram mengaku, dengan terlibat aktif dalam memikirkan persoalan perusahaan, ia kaya akan pengalaman dan pengetahuan seputar masalah-masalah riil yang dihadapi perusahaan dan bagaimana cara mengelolanya. Ia juga mulai mengetahui secara rinci skema bisnis dan cara kerja managemen perusahaan dengan baik.

Kemudian pada tahun 2009, setelah ia mendapat kesempatan menduduki jabatan Corporate Human Resources Director di PT Saligading Bersama. Posisinya sebagai direktur Sumber Daya Manusia di Saligading memberikan akses yang luas bagi Bram untuk terlibat aktif dalam merancang bisnis dan mengelola persoalan-persoalan yang dialami perusahaan. “Sembari kuliah, di tahun 2009, saya juga mulai bekerja sambilan sekaligus ikut mengamati jalannya rapat perusahaan di Saligading,” kenangnya.

Setelah lulus kuliah, pada tahun 2011, Bram dipercaya menjadi CEO Hotel Samali & Resorts yang menjadi cikal bakal PT Marga Abhinaya Abadi Tbk. "Bersama dengan seorang ekspatriat, saat itu yang menjabat sebagai Managing Director Hotel Samali & Resorts, saya dipaksa untuk menjadi pemimpin,” kenangnya. 

Namun, dengan memimpin sendiri Hotel Samali & Resorts, ia tertantang menjalankan konsep dan pengetahuan yang sudah dimilikinya. Ini merupakan latihan pertama baginya menjadi seorang pemimpin.  

Perjuangan Bram tidaklah sia-sia. Di tangannya, Hotel Samali & Resorts berkembang dan merambah ke bisnis properti dan food & beverage. Bahkan pada tahun 2017, ia memutuskan untuk menjadikan Hotel Samali & Resorts perusahaan terbuka dan bersalin nama menjadi PT Marga Abhinaya Abadi Tbk dengan kode saham MABA.

Ia pun kemudian mengikuti serangkaian tes untuk menduduki posisi sebagai Direktur Utama di MABA. Meski merupakan anak dari pendiri induk perusahaan, Bram mengaku tidak mudah mengikuti tes tersebut, karena persoalan yang diberikan pada cukup berat. Bahkan, Bram mengaku merasa belum mencapai level untuk merampungkan masalah itu. Tapi, kondisi memaksanya untuk menyelesaikannya dan ia berhasil. 




TERBARU

Close [X]
×