kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

IPO agar bisa berlayar ke pasar internasional


Senin, 15 Oktober 2018 / 16:16 WIB
IPO agar bisa berlayar ke pasar internasional
ILUSTRASI. Dirc Richard Talumewo

Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Mesti Sinaga

Harga batubara yang anjlok tahun lalu membuat perbankan menjauhi sektor pelayaran. Perusahaan pelayaran yang mengangkut batubara mengeluh lantaran sulitnya mencari suntikan dana.

Kepada jurnalis KONTAN Putri Werdiningsih, CEO PT Transcoal Pacific Dirc Richard Talumewo membeberkan strategi mengatasi kendala itu, sekaligus memenangkan persaingan.

Saya mengawali karier di industri perbankan, karena latar belakang pendidikan saya memang perbankan. Saya lulus dari Perbanas dan melanjutkan S2 di Universitas Gadjah Mada pada 2006. Saya sempat bekerja di PT Bank Internasional Indonesia, dan selama kurang lebih 15 tahun saya berkarier di industri perbankan.

Saya baru bergabung di grup Transcoal Pacific pada 2011. Waktu itu, saya menjadi salah satu general manager (GM) business analyst. Karena latar belakang bisnis jadi pendekatannya bisnis secara umum.

Secara operasional, perusahaan pelayaran ini cukup berbeda dengan perbankan. Pada masa awal, saya harus beradaptasi. Sebab, saat bekerja di perbankan sebagai analis, saya hanya mempelajari kulitnya saja. Di tempat baru, saya harus mengetahui semuanya lebih detail. Ini menantang, tetapi menarik.

Kemudian pada 2015 saya ditunjuk sebagai Presiden Direktur PT Transcoal Pacific Tbk. Pemegang saham meminta saya membawa perusahaan keluarga ini tumbuh. Waktu itu, pertumbuhan bisnisnya masih stagnan. Dari sisi perolehan kontrak sudah bagus, tapi bisnisnya masih biasa saja.

Saya masuk jadi CEO ketika harga batubara sedang jatuh-jatuhnya. Selain itu, kondisi makro ekonomi pada tahun tersebut juga menantang.

Di tengah makro ekonomi yang sangat sulit, persoalan yang harus saya atasi adalah bagaimana bisnis bisa bertahan dan mengantarkan barang sesuai target. Dalam kondisi apa pun, kami harus menunjukkan bahwa perusahaan tetap bisa menjaga ritmenya. Itulah yang saya lakukan sejak awal.




TERBARU

Close [X]
×