kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.455
  • EMAS663.000 -0,30%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Keluar dari kekuatan utama di transportasi

Kamis, 02 Mei 2019 / 14:36 WIB

 Keluar dari kekuatan utama di transportasi
ILUSTRASI. Ridzki Kramadibrata, President of Grab Indonesia

Mengawali tahun 2019, Ridzki Kramadibrata diangkat menjadi pucuk pimpinan tertinggi Grab Indonesia. Sebelumnya, Grab Indonesia hanya dipimpin oleh seorang managing director. Kepada jurnalis KONTAN Putri Werdiningsih, Ridzki membeberkan latar belakang penunjukan dirinya sebagai Presiden Grab Indonesia dan apa saja rencana kerjanya ke depan.

 

Saya bergabung di Grab sekitar Januari 2016 sebagai managing director. Kemudian baru pada Januari 2019, saya menjabat sebagai Presiden Grab Indonesia.

 

Presiden Grab Indonesia adalah posisi baru. Jabatan ini ada karena kini layanan Grab semakin luas. Dulu ketika awal saya bergabung, Grab hanya dikenal sebagai perusahaan teknologi transportasi. Sekarang, kami sudah menjadi everyday super app yang dilengkapi aneka layanan, seperti pesan antar makanan, video, permainan, hingga konektivitas dengan berbagai moda transportasi lain.

Sejak ditunjuk sebagai Presiden Grab Indonesia, pertama kali yang saya lakukan adalah sinergi di organisasi. Kami memastikan bahwa bisnis yang beragam tetap mengerucut pada kepentingan konsumen Grab. Kami harus menyakinkan orang agar melihat kami sebagai satu kesatuan.

Kemudian setelah itu, saya mulai melakukan program bekerja sama dengan pemerintah dan juga meningkatkan peran sebagai technology leader. Baru-baru ini, kami merilis program Thinkubator untuk mencari start-up asal Indonesia yang potensial. Kami bekerja sama dengan Kemenko Maritim, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Kantor Staf Presiden (KSP).

Persiapan program ini dilakukan sekitar 2 bulan. Thinkubator dirilis Maret 2019. Rencananya peserta yang lolos akan dibawa ke Asia Tenggara kemudian dilanjutkan dengan Grand Final, lalu kembali di Indonesia.

Beberapa dari mereka ini akan kami lihat lagi untuk dimasukkan dalam program Grab Venture Velocity. Ini adalah program Grab Regional untuk pendanaan start-up. Kami Grab Indonesia punya alokasi pendanaan sendiri.

 
Tak hanya transportasi

Dalam pengembangan Grab Indonesia, kami ingin meluncurkan layanan yang benar-benar bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari. Melalui program yang relevan bagi masyarakat ini, kami berharap pengguna Grab semakin loyal. Mereka akan merasakan nilai dari menggunakan aplikasi Grab.

Sudah jelas bagi Grab, selama ini yang terkuat adalah layanan teknologi transportasi. Ini menjadi pondasi untuk layanan Grab yang lain. Misalnya, kerjasama pembayaran dengan OVO, kami bisa melakukan pesan antar makanan. Kerjasama dengan Tokopedia, kami melakukan pengiriman logistik. Kami juga bekerja sama dengan Happy Fresh untuk layanan belanja kebutuhan bahan makanan.

Sekarang, Grab mulai keluar dari kekuatan utama di transportasi. Di antaranya, dengan merilis video bekerja sama dengan HOOQ. Ketika konsumen memesan, kami juga perlu membina kedekatan dengan mereka. Ambil contoh, saat melakukan perjalanan di Grabcar, konsumen bisa menunggu dengan menonton video.

Layanan semacam ini akan kami kembangkan lagi. Tahun ini, kami akan merilis layanan pemesanan jasa perjalanan dan kesehatan. Ini sudah tidak berhubungan langsung dengan transportasi, tetapi konektivitasnya masih tetap dibutuhkan.

Setelah memesan tiket perjalanan, konsumen juga butuh transportasi saat tiba di tempat tujuan. Kemudian pengiriman obat tentunya juga bisa menggunakan transportasi dari Grab. Semakin ke sini, akan ada lebih banyak lagi layanan yang mungkin tidak akan berhubungan langsung dengan transportasi.

Indonesia selalu menjadi bagian yang penting bagi Grab. Manajemen di Indonesia berisi orang-orang Indonesia yang profesional. Saat ini, kami telah hadir di 222 kota di Indonesia.


Mitra jadi wirausahawan

Mitra pengemudi sangat penting. Kami tidak pernah melihat mereka sebagai pengemudi, tetapi wirausahawan. Mereka memiliki fleksibilitas waktu, fleksibel memilih pekerjaan, bisa mengemudi di kami, tetapi juga bisa berdagang.

Bagi kami, yang penting itu produktivitas mitra pengemudi. Teknologi dan proses benar-benar kami jaga supaya mereka produktif. Salah satunya dengan teknologi. Ketika mereka berangkat dari rumah ke tempat kerjanya, sebisa mungkin kami mengarahkan order searah dengan tujuan mereka. Kalau tidak penuh, setidaknya separuh perjalanannya juga bisa terisi.

Kami juga fokus membangun kedekatan dengan mitra pengemudi. Dalam satu semester, tidak kurang dari 5.000 pertemuan selalu kami gelar dengan sejumlah komunitas. Tim kami melakukan kunjungan untuk mendapat masukan apa yang perlu diperbaiki, ditabulasi, kemudian dijadikan prioritas untuk segera diproses. Hasil pertemuan tersebut juga selalu disampaikan progresnya: apa yang telah dilakukan dan yang tidak dilakukan.

Selain itu, kami juga fokus terhadap keselamatan dan keamanan. Di Grab, ada yang disebut emergency button. Khusus untuk Grabcar kami telah memasang kamera dalam mobil. Ini dilakukan bertahap. Sekarang sudah 1.500 mobil yang sudah dipasang alat itu. Kami targetkan ribuan mobil bisa terpasang di tahun 2019.

Meski banyak program peningkatan produktivitas, tetapi kami benar-benar tegas terhadap tindak kecurangan. Ini tidak menguntungkan bagi konsumen, dan juga pengemudi yang bekerja baik. Sejauh ini, pengemudi kami juga cukup senang karena tingkat kecurangan di Grab rendah.
 


Reporter: RR Putri Werdiningsih
Editor: Tri Adi

TERBARU
Hasil Pemilu 2019
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0648 || diagnostic_web = 0.3720

Close [X]
×