kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.233
  • EMAS682.000 0,44%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Kurangi laba demi pertahankan pekerja

oleh Mindaugas Trumpaitis - Direktur Utama PT HM Sampoerna Tbk

Kamis, 10 Januari 2019 / 08:00 WIB

Kurangi laba demi pertahankan pekerja

KONTAN.CO.ID - Saya sudah bergabung dengan Philip Morris Internasional dalam waktu yang lama. Saya dipercaya menjadi Presiden Direktur HM Sampoerna Tbk, yang juga afiliasi PT Philips Morris Indonesia dan dari Philips Morris Internasional, sudah sejak tahun 2016 yang lalu.

Amanat yang disematkan kepada saat ditunjuk pemegang saham, saya harus bisa menerapkan filosofi yang diusung perusahaan ini. Filosofi itu diberi nama falsafah tiga tangan.

Maksud dari “tangan-tangan” tersebut adalah menggambarkan pertama perokok dewasa,  kedua karyawan dan mitra bisnis, ketiga serta masyarakat luas. Ketiga bagian ini adalah hal yang penting untuk diperhatikan agar Sampoerna mencapai tujuannya menjadi perusahaan besar di Indonesia.

Kalau ditanya fokus saya dalam memimpin? Ya, saya harus bisa memberikan manfaat bagi ketiga pihak tersebut.

Paling utama, jelas dari sisi karyawan dan mitra bisnis. Isu melemahnya penjualan Sigaret Kretek Tangan (SKT) sudah muncul beberapa tahun lalu.

Maklum saja, SKT ini adalah industri padat karya. Makin banyak produksinya, makin banyak kebutuhan karyawannya begitu pun sebaliknya.

Nah, pada 2014 lalu kami terpaksa menutup pabrik SKT yakni di Jember dan Lumajang, Jawa Timur. Penutupan pabrik  itu menyebabkan pemutusan hubungan kerja, jumlahnya sekitar 4.900 karyawan.

Tahun lalu, penjualan SKT melemah. Pilihan kami cuma dua, mengurangi karyawan atau mengurangi laba. Saya memutuskan untuk tidak menutup pabrik SKT atau memutus hubungan kerja dengan karyawan lagi. Saya mengambil pilihan kedua, yaitu mengurangi laba.

Mengacu pada laporan keuangan, tahun lalu laba PT HM Sampoerna turun 0,7% dibandingkan dengan 2016 atau tercatat Rp 12,67 triliun.

Untungnya, kuartal tiga 2018, PT Sampoerna sudah berhasil mencetak laba lebih tinggi dari tahun sebelumnya atau tercatat Rp 9,7 triliun. Akhir tahun ini, harapan saya laba bisa lebih baik dari tahun sebelumnya.

Kami tak memilih langkah menutup pabrik karena Sampoerna adalah perusahan dengan jumlah karyawan yang besar. Sekarang saja, karyawan tetap di perusahaan maupun anak perusahaan Sampoerna mencapai sekitar 28.212.


Reporter: Agung Hidayat, Francisca Bertha Vistika, Intan Nirmala Sari
Editor: Mesti Sinaga

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0608 || diagnostic_web = 0.3570

Close [X]
×