kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.595
  • SUN93,03 -0,06%
  • EMAS610.041 0,33%

Manfaatkan strategi kutu loncat

oleh Richard R. Wiriahardja - CEO PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk

Selasa, 06 November 2018 / 13:25 WIB

Manfaatkan strategi kutu loncat
ILUSTRASI. Richard Wiriahardja, Presdir PT Ristia Bintang Mahkotasejati



Lama menjalankan bisnis properti yang menyasar perumahan dan perhotelan, PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk mulai tergiur membidik proyek properti jenis lainnya, termasuk menjajal bisnis baru yang kekinian.

Kepada jurnalis KONTAN, Asnil Bambani Amri, Richard R. Wiriahardja, Chief Executive Officer
PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk, mengungkapkan strategi bisnisnya.

Kami tengah mempersiapkan proyek properti transit oriented development (TOD) di dekat stasiun kereta api bandara Batuceper, Tangerang, Banten.

Di sana kami punya lahan 17 hektare (ha) yang akan kami jadikan apartemen, yang terintegrasi dengan sekolah, rumah sakit, fasilitas komersial, transportasi, perkantoran, serta pusat belanja dan food and beverages.

Dana yang kami butuhkan untuk proyek ini sekitar Rp 10 triliun dengan waktu pengerjaan 5-6 tahun. Untuk proyek ini, kami butuh dukungan dari pemerintah untuk melebarkan jalan menuju stasiun.

Kami butuh mitra untuk terlibat. Konsep proyek ini terbilang baru bagi kami, karena sebelumnya kami lebih membangun perumahan murah dan hotel.

Maka itu, kami mencari mitra yang memiliki pengalaman dengan proyek TOD. Kami ingin semua fasilitas TOD dibangun serempak di lahan 17 ha.

Selain TOD, kami masih setia bikin perumahan murah atau bersubsidi. Saat ini kami memiliki perumahan Citra Kebun Mas di Karawang sejumlah 17.000 unit. Jumlah unit ini akan kami tambah 10.000 lagi karena kami punya lahan 100 ha lagi. Ini prioritas kami, karena target kami pekerja di Karawang.

Kenapa saya memilih Karawang? Karena upah minimum di Karawang tertinggi di Jabodetabek. Selanjutnya, saya juga punya landbank di Cikeas, Bogor, seluas 200 ha.

Lokasi ini akan kami bangun perumahan menengah. Proyek lainnya yang kami rencanakan adalah bikin hotel di Ubud, Bali di atas luas lahan 100 ha.

Proyeksi dana untuk rencana pembangunan hotel di Ubud itu sekitar Rp 700 miliar-Rp 800 miliar, karena targetnya brand internasional. Saat ini kami telah memiliki Le Meridien di Jimbaran yang telah ditawar buyer seharga Rp 700 miliar. Tapi saya tidak mau jual.

Kami juga sedang menyusun rencana membangun resort di Sukabumi. Di sana kami punya lahan 72 ha di ketinggian 750 meter di atas permukaan laut. Lokasi ini cocok untuk resort.


TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0008 || diagnostic_api_kanan = 0.0593 || diagnostic_web = 0.3025

Close [X]
×