kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45957,11   6,96   0.73%
  • EMAS989.000 9.409,62%
  • RD.SAHAM -1.34%
  • RD.CAMPURAN -0.36%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.03%

Selagi masih berkhayal, radio tidak akan mati


Kamis, 01 Agustus 2019 / 09:55 WIB
Selagi masih berkhayal, radio tidak akan mati


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Tri Adi

Beramal dengan senyum
 
Adrian Syarkawi rupanya tidak hanya menyandang jabatan sebagai CEO di PT Mahaka Radio Integra Tbk. (MARI). Ia juga menduduki pucuk pimpinan beberapa anak usaha Mahaka Group. Namanya juga tercatat sebagai CEO di perusahaan induk usaha MARI, yaitu PT Mahaka Media Tbk.

Sejak 4 tahun5 tahun lalu, Adrian mulai merangkap banyak jabatan. Jika dihitung, sekarang ini ada belasan perusahaan yang menjadi tanggungjawabnya. "Setiap tahun, pasti bertambah lagi," ungkapnya.

Menyandang banyak kepercayaan bukan hal yang mudah. Pria berusia 48 tahun ini juga sempat mengalami kesulitan karena lokasi kantor yang berbeda-beda. Beruntung sang bos, Erick Thohir, memperbolehkannya menggabungkan kantor di dua lokasi yang berdekatan. Mahaka Media berkantor di Sahid Office dan Mahaka Radio di Menara Imperium.

Meski persoalan mobilitas sedikit teratasi, tetapi menurut Adrian, tantangannya kini terletak bagaimana kemampuan mengubah topik pembahasan. Biasanya, ia menarik nafas sebelum berpindah membahas topik lain. "Pindahnya harus cepat, seperti berada di lorong waktu," kekehnya.

Baginya kunci untuk menjalankan semua tugasnya adalah enjoy. Bukan berarti tidak terbebas dari stres, tetapi ia selalu berkeyakinan target seberat apa pun kalau dinikmati pasti tidak akan terasa berat. Budaya itulah yang selalu ditularkan ke semua anak buahnya.

Justru dengan berbagai tanggung jawab yang disandangnya, Adrian banyak mendapat hal positif. Keberhasilan yang berhasil dibangun di suatu perusahaan A, pasti akan ditularkannya ke perusahaan lain.

Sekarang ini, yang sedang dikembangkannya di semua perusahaan adalah budaya senyum dan tos. Adrian mulai menerapkannya di PT Mahaka Radio Integra Tbk. Sebelum memberikan layanan kepada klien, harus diawali dengan senyum. Kemudian, apa pun yang dibuat juga dilakukan tos untuk menghargai semua orang, paparnya.

Ide ini diperoleh Adrian saat liburan ke Bali akhir 2018 silam. Ia mendapat inspirasi bahwa beramal bisa dilakukan dengan senyum. Ketika diadopsi ke ranah media tentunya ini bisa berpengaruh besar pada layanan yang diberikan kepada pendengar dan klien.

Sementara budaya tos dicanangkannya untuk memperkuat hubungan tim. Adrian ingin semua tim merasa memiliki peran yang penting. Di MARI itu, kita bukan Batman atau Superman, tetapi Avengers yang rame-rame, cetusnya.

Karena tingkat interaktifnya lebih tinggi, maka dua budaya ini sengaja diterapkan pertama di bisnis radio. Adrian optimistis, jika dua strategi ini berhasil diterapkannya, hal itu akan meringankan langkahnya untuk mengembangkan berbagai perusahaan di bawah tanggung jawabnya tahun depan.♦

Putri Werdiningsih

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Financial Modeling & Corporate Valuation Fundamental Supply Chain Planner Development Program (SCPDP)

[X]
×